WhatsApp
08132865264
Alamat
Desa Garon, RT.004 / RW.002, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur – 63382
Kami berkomitmen memberikan layanan rekayasa yang mengutamakan keamanan struktur, efisiensi desain, dan kepatuhan standar teknik.
#KonsultanTeknikSipil
a) Sustainability
PT Fazeen Engineering Consultant berkontribusi untuk dunia yang lebih baik. Melalui pekerjaan yang kami sediakan dengan solusi yang lebih berkelanjutan, berupaya menciptakan nilai pada tingkat manusia, sosial, dan ekonomi.
b) Performance-Based Seismic Design (PBSD)
Performance-Based Seismic Design (PBSD) adalah pendekatan dalam perancangan struktur yang berfokus pada memastikan struktur dapat memenuhi tingkat kinerja tertentu di bawah pengaruh gempa.
Pendekatan ini berbeda dari metode desain konvensional yang biasanya hanya berfokus pada kepatuhan terhadap persyaratan kode bangunan. PBSD bertujuan untuk menghasilkan struktur yang memenuhi tujuan kinerja yang jelas, seperti mencegah keruntuhan, meminimalkan kerusakan, atau memastikan fungsi operasional pasca-gempa. PBSD menggunakan analisis prediktif untuk mengevaluasi respons struktur terhadap gempa pada berbagai tingkat intensitas dan mengaitkan respons tersebut dengan kriteria kinerja yang spesifik, misalnya keselamatan jiwa (mencegah keruntuhan total yang dapat membahayakan penghuni), kerusakan terbatas (meminimalkan biaya perbaikan dan downtime), dan fungsi operasional (memastikan fasilitas kritis tetap beroperasi setelah gempa).
Tingkat kinerja (target performance) dalam Performance Based Seismic Design dibagi menjadi Immediate Occupancy (IO) yang menggambarkan struktur tetap aman digunakan segera setelah gempa dan kerusakan struktural dan non-struktural sangat minimal. Life Safety (LS) yang menggambarkan target performance tidak ada ancaman besar terhadap keselamatan penghuni, tetapi kerusakan signifikan pada struktur mungkin terjadi. Collapse Prevention (CP) yang menggambarkan target performance struktur tidak runtuh total, tetapi kerusakan besar dapat terjadi, sehingga struktur mungkin tidak dapat digunakan kembali. Operational (O) menggambarkan target performance struktur tetap berfungsi sepenuhnya selama dan setelah gempa.
PT Fazeen Engineering Konsultant menerapkan Performance-Based Seismic Design (PBSD), terutama untuk bangunan super tinggi, sebagai bagian dari komitmennya terhadap inovasi dan keselamatan struktural. Pendekatan ini berfokus pada perancangan bangunan berdasarkan kinerja seismik yang diharapkan daripada hanya mengandalkan persyaratan kode preskriptif
c) BIM (Building Information Modeling)
BIM (Building Information Modeling) adalah sebuah metode digital yang digunakan untuk merencanakan, merancang, membangun, dan mengelola informasi tentang sebuah bangunan atau infrastruktur sepanjang siklus hidup proyek.
Pada dasarnya, BIM menggabungkan model 3D dengan data dan informasi lainnya yang relevan (seperti bahan bangunan, biaya, waktu, performa energi, dll), sehingga dapat digunakan untuk kolaborasi antar tim proyek, mengurangi kesalahan, serta meningkatkan efisiensi.
BIM memungkinkan desainer (arsitek, insinyur) untuk membuat model 3D yang lebih akurat dan detail dibandingkan dengan gambar 2D. Ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana bangunan atau proyek akan terlihat dan bekerja.
Kemampuan BIM untuk mendeteksi tabrakan atau konflik antara berbagai sistem dalam proyek (misalnya, antara sistem pipa, kabel listrik, dan struktur bangunan). Dengan deteksi dini, masalah ini dapat diselesaikan di tahap perencanaan sebelum terjadi kesalahan di lapangan yang memerlukan perbaikan mahal.
Setelah proyek selesai, BIM tetap berguna dalam pemeliharaan dan operasional bangunan. Informasi tentang komponen bangunan (seperti sistem HVAC, listrik, dan lainnya) dapat dimasukkan ke dalam model, yang membuatnya lebih mudah untuk mengelola perawatan, perbaikan, atau renovasi.
BIM dapat digunakan untuk melakukan analisis energi dan simulasi keberlanjutan dalam tahap desain, seperti menganalisis bagaimana bangunan akan berinteraksi dengan iklim sekitar, atau bagaimana efisiensi energi bangunan dapat ditingkatkan.
BIM alat yang sangat powerful untuk meningkatkan kolaborasi, efisiensi, dan kualitas dalam proyek konstruksi, dari tahap desain hingga pengelolaan bangunan setelah selesai dibangun. Dengan kemampuan untuk mengintegrasikan data, model, dan informasi secara lebih komprehensif, BIM menjadi solusi yang sangat berguna dalam industri konstruksi modern.
d) Menjaga Nilai Bangunan Eksisting Melalui Evaluasi Retrofit
Menjaga Nilai Bangunan Eksisting Melalui Evaluasi Retrofit adalah proses penting untuk memastikan bahwa bangunan yang ada tetap relevan, aman, dan berfungsi dengan baik, meskipun telah digunakan selama bertahun-tahun. Evaluasi retrofit ini tidak hanya bertujuan untuk memperpanjang umur bangunan, tetapi juga untuk meningkatkan kinerja dan nilai properti sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pasar saat ini.
Evaluasi retrofit adalah langkah awal yang krusial sebelum melakukan perbaikan atau pembaruan pada bangunan eksisting. Melalui evaluasi yang cermat, pemilik atau pengelola bangunan dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, penggantian, atau pembaruan untuk menjaga atau bahkan meningkatkan nilai bangunan tersebut.
Evaluasi retrofit adalah langkah penting dalam memastikan bangunan eksisting tetap relevan, fungsional, dan bernilai tinggi di pasar properti yang terus berkembang. Dengan memperbarui berbagai elemen bangunan, pemilik dapat mengurangi risiko kerusakan, meningkatkan kenyamanan dan keamanan, serta memperpanjang usia bangunan secara signifikan.